Tes Urine Mendadak, Lapas Wahai Pastikan Zero Narkoba Jelang HBP 2026

banner 468x60

Wahai, Suara Manise Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba dengan menggelar tes urine mendadak bagi petugas dan warga binaan, Senin (6/4). Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan zero narkoba atau 100 persen negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Tahun 2026 sekaligus implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Tes urine dilakukan secara sampling terhadap 50 persen warga binaan serta petugas sebagai bentuk transparansi dan komitmen integritas.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah preventif untuk memastikan lingkungan lapas tetap aman dan bersih dari narkoba.

“Tes urine ini menjadi prosedur wajib dan berkala sebagai bentuk komitmen zero tolerance terhadap narkoba. Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan, baik oleh petugas maupun warga binaan. Kami ingin memastikan seluruhnya benar-benar bersih, terlebih di momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ini,” tegas Tersih.

Pelaksanaan tes urine ini juga mendapat respons positif dari warga binaan. Salah satu warga binaan berinisial HB menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut karena dinilai memberikan rasa aman dan meningkatkan kesadaran bersama.

“Ini demi kebaikan kami juga, supaya lingkungan hunian bebas dari narkoba. Kami merasa diperhatikan dan termotivasi untuk berperilaku lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi hasil zero narkoba yang dicapai Lapas Wahai. Ia menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata kerja keras dan integritas jajaran petugas.

“Saya sangat mengapresiasi hasil ini. Komitmen zero narkoba harus terus dijaga, tidak hanya saat peringatan Hari Bakti, tetapi sepanjang waktu untuk mewujudkan pemasyarakatan yang berintegritas dan berdampak,” ungkapnya.

Ke depan, Lapas Wahai akan terus meningkatkan pengawasan melalui intensifikasi sidak atau razia kamar hunian secara rutin. Langkah ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan dalam mencegah masuknya narkoba, alat komunikasi ilegal, serta barang-barang terlarang lainnya ke dalam lapas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *