Kasih Gereja Menembus Dinding Penjara: Kunjungan Pastoralia Beri Kekuatan di Tengah Pergumulan

banner 468x60

AMBON – Kasih dan perhatian Gereja tidak mengenal batas atau sekat. Sebagai wujud nyata pelaksanaan keputusan Sidang Jemaat ke-43, Seksi Pelayanan Terpadu Pemberitaan dan Umat (PTPU) Gereja Betabara kembali menunaikan panggilannya dengan melaksanakan kegiatan Kunjungan Pastoralia Semester I

Kali ini, tim pelayanan menjangkau saudara-saudara seiman yang sedang berada di lingkungan yang terbatas, tepatnya di Rumah Tahanan Kelas IIA Ambon dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Ambon. Kegiatan yang penuh makna ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai.

Pelayanan Penuh Hikmat

Rombongan pelayanan yang dipimpin langsung oleh Pdt. L. Likumahwa, M.M, didampingi oleh para Penatua dan Diaken, hadir membawa berita pengharapan bagi 5 orang warga binaan yang merupakan anggota jemaat.

Dalam sesi pelayanan yang berlangsung khidmat tersebut, Pdt. Likumahwa mengajak para warga binaan untuk memandang setiap proses kehidupan yang sedang dijalani dengan mata hati yang berbeda. Tidak hanya sebagai beban atau hukuman semata, melainkan sebagai bagian dari perjalanan rohani yang mengajarkan kedewasaan iman.

“Ber damai dengan keadaan, dan perbaiki diri”

Inti pelayanan kali ini mengajak setiap pribadi untuk mau berdamai dengan keadaan yang sedang dihadapi. Seringkali pergumulan, kekecewaan, atau rasa bersalah menjadi beban yang berat di hati. Melalui firman Tuhan, mereka diingatkan untuk menerima situasi dengan lapang dada, namun tetap berani melakukan evaluasi diri.

“Setiap pengalaman hidup, termasuk di dalam sini, adalah kesempatan emas untuk memperbaiki karakter, membenahi cara pandang, dan yang terpenting, semakin mendekatkan diri kepada Tuhan,” demikian pesan yang disampaikan.

Para warga binaan diajak untuk tidak membenci situasi, melainkan mengubahnya menjadi ladang pembelajaran agar kelak ketika kembali ke masyarakat, menjadi pribadi yang lebih baik, bijaksana, dan utuh secara rohani.

Gereja Hadir, Jemaat Tidak Sendirian

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Gereja senantiasa hadir dan peduli kepada setiap anggotanya, tanpa terkecuali. Tidak ada yang ditinggalkan, tidak ada yang dilupakan. Kehadiran para pelayan Tuhan dan pengurus jemaat menjadi simbol bahwa persekutuan iman tetap terjalin meskipun secara fisik terpisah oleh dinding penjara.

“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian dan kasih gereja yang nyata. Kami ingin menghadirkan penguatan iman dan pengharapan baru di tengah pergumulan hidup yang sedang dijalani,” ungkap keterangan resmi dari panitia.

Diharapkan melalui kunjungan ini, semangat para warga binaan kembali bangkit, hati mereka dikuatkan, dan percaya bahwa Tuhan memiliki rencana indah di balik setiap proses yang sedang mereka alami.

#KabarJemaat #PelayananPastoralia #GerejaPeduli #KasihYangMenjangkau

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *