Bazar UMKM Jadi Bukti Nyata Pembinaan, Warga Binaan Lapas Dobo Tampilkan Potensi Lokal

banner 468x60

Ambon – Suara Manise

Bazar UMKM Warga Binaan se-Maluku bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi menjadi ruang pembuktian bahwa proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan mampu melahirkan keterampilan yang bernilai dan berdampak nyata.

Hal ini terlihat dari partisipasi Lapas Kelas III Dobo yang menghadirkan produk unggulan berbasis potensi lokal, seperti ikan balowo dan pompong. Produk-produk tersebut mencerminkan hasil pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter J. Lessy, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam bazar ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan perubahan positif warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup mereka ke depan,” ujarnya di sela kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Kelas II Ambon, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, saat ini Lapas Dobo tengah mengembangkan dua unit usaha kecil menengah (UKM) yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal. Program ini dirancang agar warga binaan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pameran, bazar ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk melihat secara langsung hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di dalam lapas. Kepercayaan publik menjadi salah satu tujuan penting yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

Pieter berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar pembinaan yang telah berjalan dapat semakin berkembang dan memberi manfaat lebih luas.

“Kami ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Harapannya bisa menjadi agenda tahunan, sehingga hasil karya warga binaan semakin dikenal dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” jelasnya.

Dengan adanya wadah seperti bazar UMKM, hasil karya warga binaan tidak hanya mendapat apresiasi, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru. Hal ini sekaligus memperkuat peran lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *