BPJS Keliling Hadir di Dusun Miskoko, Buru: Pastikan Layanan Kesehatan Mudah dan Setara untuk Semua Warga

banner 468x60

Namlea, 22 Mei 2026 – BPJS Kesehatan terus mewujudkan komitmennya mendekatkan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke pelosok daerah. Melalui program Pemberian Informasi Langsung dan BPJS Keliling, tim kantor cabang Ambon turun langsung melayani masyarakat di Dusun Miskoko, Desa Waelana-Lana, Kabupaten Buru, wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses ke pusat layanan kesehatan dan administrasi.

Dalam kegiatan yang berlangsung pekan ini, petugas memberikan berbagai jenis layanan secara lengkap dan gratis, mulai dari pengecekan status kepesertaan, pembaruan data, pendaftaran anggota keluarga baru, hingga penyuluhan dan edukasi mengenai hak serta kewajiban peserta JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A Hakim, menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata bahwa setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang sama tanpa hambatan jarak.

“Kami tidak ingin ada warga yang kesulitan mengurus kepesertaan hanya karena lokasinya jauh dari kantor. Dengan hadir langsung ke Dusun Miskoko, warga bisa bertanya, mengurus segala keperluan administrasi, dan mendapatkan penjelasan yang jelas tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” ujar Harbu.

Ia juga menyampaikan bahwa sosialisasi secara langsung sangat penting untuk meluruskan berbagai pemahaman masyarakat. Banyak warga yang belum mengetahui prosedur penggunaan layanan kesehatan, sehingga kerap mengalami kebingungan saat membutuhkan pengobatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Waplau guna memastikan pemahaman warga mengenai alur pelayanan, mulai dari pendaftaran, rujukan, hingga pengambilan obat.

Kepala Puskesmas Waplau, La Hamid Dongkasio, menyambut baik kehadiran tim BPJS Keliling ini. Menurutnya, program ini sangat meringankan beban masyarakat setempat.

“Selama ini warga harus berjalan jauh jika ingin mengurus data kepesertaan. Sekarang semuanya bisa dilakukan di sini. Ini bukti nyata bahwa akses kesehatan menjadi lebih mudah, cepat, dan setara bagi semua orang,” jelas La Hamid.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Ratusan orang berdatangan membawa dokumen kependudukan untuk diperiksa dan dilayani. Salah satunya adalah Mirna Nacikit (30), yang mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

“Saya awalnya tidak tahu kalau saya sudah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran. Saya kira harus membayar iuran dulu baru bisa berobat. Setelah dicek petugas, ternyata status saya sudah aktif dan bisa langsung digunakan. Saya jadi lega sekali, tidak perlu bingung lagi cari biaya kalau sakit,” ungkapnya dengan gembira.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BPJS Kesehatan untuk memastikan tidak ada satu pun warga yang terlewatkan atau kehilangan haknya dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan terjangkau.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *