( JAKARTA 26 – 05 -2026 ) – Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi bekal paling krusial bagi generasi muda dalam mengambil setiap keputusan finansial secara bijak, cermat, dan bertanggung jawab di tengah dinamika ekonomi saat ini. Hal tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @bank_indonesia, menyoroti peran strategis lembaga pusat tidak hanya sebagai penjaga stabilitas moneter, tetapi juga pendorong utama inklusi dan edukasi keuangan nasional.
Dalam unggahannya, BI menjelaskan bahwa tugas dan peran lembaga tidak terbatas pada pengendalian inflasi, menjaga nilai rupiah, maupun pengawasan sistem pembayaran semata. Lebih dari itu, BI hadir sebagai mitra aktif bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat pemahaman keuangan. Tujuannya agar masyarakat, khususnya generasi muda, mampu memahami, mengakses, dan memanfaatkan berbagai instrumen serta layanan jasa keuangan dengan tepat sasaran dan penuh kewaspadaan.
“Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang bijak. Bank Indonesia tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran, tetapi juga hadir sebagai mitra aktif dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” tulis BI dalam keterangan resminya.
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan transformasi sistem pembayaran digital, BI juga mengingatkan akan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknologi dan kecerdasan mengelola uang. Generasi muda yang kini sangat akrab dengan dunia digital, diharapkan tidak hanya sekadar “melek digital”, tetapi juga harus “melek finansial”.
Menurut BI, kemampuan mengelola keuangan pribadi, merencanakan tabungan, hingga memahami risiko investasi menjadi keahlian dasar yang wajib dimiliki. Hal ini dinilai sangat vital sebagai benteng dan persiapan matang menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta ketidakpastian di masa depan.
“Saatnya generasi muda agar bukan hanya melek digital, tapi juga melek finansial! Karena di era sekarang, kemampuan mengelola keuangan jadi bekal penting untuk menghadapi masa depan,” tambah pesan tersebut, yang kemudian mendapat respons positif dari ribuan warganet yang setuju dengan urgensi edukasi keuangan sejak dini.
Gerakan literasi keuangan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BI untuk membangun sistem keuangan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan, yang berakar dari masyarakat yang cerdas secara finansial.











