Rapat Berkala KSSK II 2026: Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional di Tengah Gejolak Global  

banner 468x60

JAKARTA – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menggelar Rapat Berkala II Tahun 2026 dengan hasil utama memastikan kondisi sistem keuangan nasional tetap terjaga kokoh, meski dihadapkan pada meningkatnya volatilitas pasar keuangan global akibat eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @bank_indonesia, KSSK yang beranggotakan Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), berkomitmen untuk terus memantau secara ketat setiap dinamika yang terjadi di perekonomian maupun sektor keuangan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Eskalasi ketegangan di Timur Tengah belakangan ini memicu ketidakpastian pasar dunia, yang berpotensi mempengaruhi arus modal, nilai tukar, hingga harga komoditas global. Menanggapi hal tersebut, KSSK menegaskan seluruh lembaga keuangan dan otoritas terkait akan bersinergi penuh dalam mengambil langkah-langkah antisipatif, menjaga kepercayaan pasar, serta memitigasi risiko yang mungkin muncul agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi dalam negeri.

Otoritas menekankan bahwa seluruh instrumen kebijakan telah disiapkan dan siap digunakan secara terkoordinasi jika diperlukan, guna menjaga ketahanan sistem keuangan, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui pesan resminya, KSSK juga mengajak seluruh masyarakat—yang disebut sebagai “Sobat Rupiah”—untuk mengikuti setiap perkembangan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *