AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rofik Afifuddin, menyambut baik rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis nasional Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli mendatang. Tanggal pelaksanaan yang secara langsung ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen negara memberikan dukungan penuh bagi kemajuan daerah.
“Ini bukti bahwa negara benar-benar memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk memulai pembangunan Blok Masela. Kepercayaan besar ini harus sama-sama kita jaga sebagai amanah. Sebagai pemerintah daerah, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang menyambut langkah ini. Insya Allah, Blok Masela dan potensi lain di wilayah ini akan menjadi sumber kemajuan luar biasa bagi pembangunan Maluku ke depannya,” ujar Rofik saat ditemui awak media di Ambon, Senin (6/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen pemerintah pusat, serta upaya DPRD yang terus mendorong agar pemerintah daerah dapat terlibat langsung dan mengambil bagian dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi di Maluku.
Terkait hak partisipasi daerah, Rofik menjelaskan proses saat ini berada di tahap keenam dan sempat mengalami stagnansi. Hal ini perlu disinkronkan kembali dengan pemerintah kabupaten/kota penghasil, namun pembangunan Blok Masela tetap berjalan.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek terkait kebijakan konten lokal. Menanggapi catatan bahwa kesiapan pengusaha dan sumber daya manusia masih perlu ditingkatkan, ia menegaskan hal ini bukan ketidaksiapan, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan persiapan matang melalui pelatihan kerja dan kemitraan dengan perusahaan besar.
“Kami segera menyusun Peraturan Daerah khusus untuk mengatur seluruh mekanisme pemanfaatan konten lokal. Ini penting agar hak kesempatan kerja masyarakat Maluku terjamin, dan manfaat proyek ini benar-benar dirasakan langsung oleh daerah,” pungkasnya.











