Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 Sukses Digelar, Transaksi UMKM Diprediksi Capai Puluhan Juta  

banner 468x60

AMBON – Pelaksanaan kegiatan Salam Fest dan Moluccas Digifest 2026 yang berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada tanggal 16–18 April 2026, menuai hasil yang sangat positif. Event yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berhasil mencatat geliat ekonomi yang signifikan, khususnya dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha, menyampaikan hal tersebut dalam wawancaranya dengan media di Balai Kota Ambon, Senin (20/4/2026). Ia menegaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak.

“Alhamdulillah, kegiatan Salam Fest dan Moluccas Digifest berjalan lancar selama tiga hari. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku, Wali Kota Ambon, seluruh perangkat daerah, serta institusi, lembaga, dan perbankan yang telah mendukung,” ujar Dhita.

Dalam kegiatan tersebut, BI Maluku menghadirkan sekitar 30 pelaku UMKM untuk memamerkan dan menjual produk unggulan daerah. Meskipun proses rekapitulasi data masih berlangsung, nilai transaksi selama acara dipastikan mencapai angka yang cukup besar, bahkan diperkirakan menyentuh puluhan juta rupiah.

“Untuk pameran, kami mengundang sekitar 30 UMKM. Nilai penjualannya masih dalam proses pencatatan, tapi terlihat cukup besar,” jelasnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Tidak hanya melibatkan pelaku usaha, event ini juga diikuti oleh sekitar 30 institusi perbankan dan lembaga terkait. Mereka hadir untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan kepada masyarakat luas.

Sejumlah instansi seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Permodalan Nasional Madani (PNM), serta berbagai perbankan turut ambil bagian dalam memeriahkan acara tersebut.

Menurut Dhita, keterlibatan berbagai pihak ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor yang strategis dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital.

“Ini adalah bentuk kolaborasi dan sinergi antara instansi dan lembaga. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Ambon dan Maluku secara umum,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *