Dorong Transaksi Non-Tunai, Pemkot Ambon dan BI Bagikan QRIS ke UMKM

banner 468x60

AMBON – Pemerintah Kota Ambon bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku terus gencar melakukan percepatan digitalisasi ekonomi. Langkah nyata dilakukan melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam kegiatan apel pagi yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Senin (20/4/2026), dilakukan penyerahan simbolis QRIS kepada tiga pelaku usaha yang berada di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, RTP Air Salobar, dan RTP Amahusu.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha, menyatakan bahwa penerapan QRIS bertujuan memperluas akses pembayaran digital. Ia menegaskan, kehadiran sistem ini bukan bermaksud menghilangkan transaksi tunai, melainkan memberikan alternatif yang lebih fleksibel dan praktis bagi masyarakat.

“QRIS ini menjadi pilihan tambahan. Masyarakat tetap bisa menggunakan uang tunai maupun non-tunai sesuai kebutuhan. Transaksi cukup dengan ponsel, jadi lebih nyaman dan efisien,” ujar Dhita.

Ia berharap, kemudahan ini dapat mendongkrak omzet penjualan serta memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku UMKM di Kota Ambon.

Fokus pada Edukasi dan Keamanan

Ke depannya, BI Maluku bersama Pemkot Ambon dan perbankan nasional akan terus memperluas jangkauan QRIS ke berbagai wilayah. Tidak hanya menambah jumlah merchant, sosialisasi juga akan digencarkan ke kalangan pelajar dan mahasiswa.

Aspek keamanan transaksi juga menjadi perhatian utama. Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek kesesuaian nama merchant saat melakukan pembayaran guna menghindari penipuan.

“Pastikan nama merchant sesuai, jika mencurigakan segera batalkan transaksi dan laporkan. Kami ingin ekosistem digital di Maluku tumbuh sehat, aman, dan bermanfaat bagi semua,” tutupnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *