Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

banner 468x60

Semarang, 22 April 2026 — Jasa Raharja terus melayani dengan sepenuh hati

dengan memastikan perlindungan optimal bagi masyarakat pengguna transportasi

umum, termasuk melalui penguatan kolaborasi dengan komunitas ojek online (ojol) di

berbagai daerah. Komitmen ini ditunjukkan melalui kehadiran Jasa Raharja dalam

forum silaturahmi yang melibatkan perwakilan pengemudi ojol dari 12 Polda, yang

berlangsung di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran

2026 di Semarang pada hari ini (22/4).

Pada forum silaturahmi yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol.

Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum ini, Direktur Utama Jasa Raharja

Muhammad Awaluddin turut hadir bersama Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol.

Prianto, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, serta Kabag Ops Korlantas

Polri Kombes Pol. Aries Syahbudin.

Sebagai BUMN yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jasa

Raharja terus menghadirkan pelayanan prima melalui berbagai upaya kolaboratif,

termasuk dalam membangun budaya tertib berlalu lintas masyarakat. Melalui forum

ini, Jasa Raharja mendorong peran aktif seluruh stakeholder, termasuk komunitas ojol

sebagai mitra dalam menciptakan sistem keselamatan transportasi yang lebih

terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan

pentingnya pembentukan wadah kolaboratif bagi para pengemudi ojol di seluruh

Indonesia. Ia menyampaikan bahwa kehadiran asosiasi ojol berskala nasional

diharapkan dapat menjadi mitra dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan

meningkatkan keselamatan di jalan.

“Kami mendorong terbentuknya asosiasi ojol nusantara sebagai wadah komunikasi,

edukasi, dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas secara

berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan

apresiasi atas inisiatif yang dinilai sejalan dengan berbagai kolaborasi yang telah

dijalankan di sejumlah wilayah. Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi bukti nyata

bahwa sinergi keselamatan transportasi tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga

diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

“Jasa Raharja mengapresiasi inisiatif ini karena seperti gayung bersambut dengan

kolaborasi yang sebelumnya telah terbangun di beberapa Polda. Forum ini

memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep di atas

kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kolaborasi nyata di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menjelaskan bahwa Jasa Raharja telah menyiapkan sejumlah

program yang akan disinergikan bersama Korlantas Polri, salah satunya terkait

penanggulangan gawat darurat pada peristiwa kecelakaan lalu lintas. Program ini

bertujuan untuk menekan tingkat fatalitas korban melalui respons cepat pada fase

krusial pascakecelakaan. Kolaborasi ini juga difasilitasi dengan sistem digital, yaitu

platform digital JRku yang dapat diunduh dan diinstal oleh para pengemudi ojol.

“Melalui platform JRku, para pengemudi ojol dapat menjadi bagian dari ekosistem

keselamatan dengan melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat. Hal ini

diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dalam golden period dan

menurunkan tingkat fatalitas korban,” tambah Awaluddin.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Jasa Raharja terus memperkuat

pelayanan publik melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama komunitas

pengemudi ojol, dalam mendukung percepatan penanganan kecelakaan serta

optimalisasi manfaat asuransi kecelakaan Jasa Raharja. Upaya ini menjadi wujud

pelayanan prima sekaligus menegaskan bahwa negara hadir dalam membangun

ekosistem keselamatan transportasi yang lebih responsif, terintegrasi, dan

berkelanjutan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *