Ambon – Pemerintah Kota Ambon resmi memulai proses Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Tahun 2026. Acara pembukaan digelar di Manise Hotel, Senin (27/4/2026).
Seleksi ini menjadi agenda strategis guna mencari figur terbaik yang akan menjadi motor penggerak birokrasi serta mendukung visi pembangunan kota. Sebanyak empat kandidat yang telah lolos verifikasi administrasi akan mengikuti serangkaian tahapan penilaian selama dua hari, 27 hingga 28 April 2026.
Yang membedakan proses kali ini adalah keterlibatan tim penilai yang berasal dari unsur akademisi dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri, guna memastikan penilaian berjalan objektif dan profesional.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan Sekda memiliki peran sangat vital. Selain sebagai koordinator utama perangkat daerah, Sekda juga merupakan perpanjangan tangan kepala daerah dalam memastikan kebijakan publik berjalan efektif.
“Jabatan ini harus diisi oleh orang yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas kuat dan loyalitas tinggi terhadap kepentingan masyarakat. Kami butuh pemimpin birokrasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Ambon,” tegas Bodewin.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi menjelaskan bahwa seluruh mekanisme mengacu pada UU ASN dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip meritokrasi atau kemampuan.
“Proses ini diawasi ketat agar benar-benar transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Tujuannya satu, melahirkan pemimpin yang profesional dan berdedikasi tinggi,” ujarnya.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkot Ambon berharap mendapatkan Sekda yang memiliki visi strategis untuk membawa pemerintahan dan pelayanan publik menuju arah yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan.











