Tes Urine Tahanan Baru, Lapas Wahai Perkuat Benteng Anti-Narkoba

banner 468x60

wahai,–Suara Manise

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Sebagai langkah deteksi dini, Lapas Wahai menggelar pemeriksaan kesehatan sekaligus tes urine secara ketat bagi para tahanan baru, Kamis (30/4).

Kegiatan ini diawasi langsung oleh jajaran pengamanan bersama tim medis Lapas. Setiap tahanan baru diwajibkan menjalani pemeriksaan menyeluruh guna memastikan kondisi kesehatan serta bebas dari zat adiktif sebelum bergabung dengan Warga Binaan lainnya.

Petugas Medis Lapas Wahai, Fitri Rianti, menegaskan bahwa prosedur ini merupakan standar wajib yang tidak dapat diabaikan.

“Kami memastikan kondisi fisik mereka sehat dan terbebas dari zat adiktif. Ini bukan hanya langkah preventif dari sisi kesehatan, tetapi juga bagian penting dari sistem pengamanan,” jelasnya.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menekankan bahwa tes urine bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi serius dalam memutus potensi peredaran narkoba di dalam Lapas.

“Tes urine adalah benteng pertahanan pertama. Kami tidak memberi ruang sedikit pun terhadap peredaran gelap narkotika. Ini bentuk nyata komitmen kami menjaga Lapas Wahai tetap steril dari narkoba,” tegasnya.

Langkah tegas ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai upaya tersebut sejalan dengan kebijakan prioritas kementerian dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Zero handphone, pungutan liar, dan narkoba adalah prioritas utama. Kami akan terus mendorong seluruh UPT agar konsisten menjalankan program ini demi menciptakan pemasyarakatan yang berdampak nyata,” ujarnya.

Pelaksanaan tes urine ini menjadi bagian dari program unggulan “Warga Binaan Bersih Narkoba” serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Melalui langkah preventif yang konsisten, Lapas Wahai diharapkan mampu mempertahankan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkotika.

Dengan kondisi yang steril dari narkoba, proses pembinaan dan rehabilitasi Warga Binaan pun dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *