Perketat Pengawasan Digital, Lapas Wahai Sterilisasi Wartelsuspas dari Akses Terlarang

banner 468x60

Wahai, – Suara Manise

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memperketat pengawasan terhadap sarana komunikasi Warga Binaan melalui pemeriksaan menyeluruh di ruang Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), Selasa (26/5). Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini guna mencegah penyalahgunaan fasilitas komunikasi di dalam Lapas.

Pemeriksaan dilakukan petugas pengamanan dengan menyisir seluruh area Wartelsuspas dan mengecek kelayakan perangkat komunikasi yang digunakan Warga Binaan. Tidak hanya memeriksa kondisi fisik handphone, petugas juga menelusuri fitur perangkat, validasi nomor kontak, hingga riwayat penelusuran pada sistem operasi guna memastikan tidak ada akses terhadap situs maupun konten terlarang.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, regu pengamanan turut melakukan pengawasan ketat untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan fasilitas negara tetap dalam kondisi baik. Petugas juga mengecek kualitas jaringan, suara mikrofon, dan layar perangkat agar layanan komunikasi tetap berjalan optimal bagi Warga Binaan.

Komandan Jaga Lapas Wahai, Elvis Angkotta, menegaskan pengawasan pada fasilitas komunikasi resmi harus dilakukan secara berkala, baik secara fisik maupun digital.

“Kami menyisir seluruh sudut ruangan dan memeriksa setiap unit perangkat secara mendalam. Pengecekan riwayat penelusuran dan pembatasan fitur ini penting untuk memastikan tidak ada Warga Binaan yang mengakses situs terlarang atau menggunakan fasilitas ini di luar ketentuan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Usman Bakri, menyebut sterilisasi fungsi Wartelsuspas menjadi bagian dari komitmen menjaga tata tertib dan keamanan di lingkungan Lapas.

“Fokus kami adalah memastikan sarana komunikasi ini dalam keadaan baik dan layak digunakan. Kami mengontrol ketat penggunaannya agar komunikasi Warga Binaan benar-benar bersih, tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum, dan murni hanya untuk terhubung dengan keluarga,” katanya.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, turut menegaskan bahwa pengawasan terhadap alat komunikasi resmi merupakan langkah strategis dalam menjaga integritas pemasyarakatan.

“Pemeriksaan mendalam terhadap handphone Wartelsuspas adalah tindakan nyata kami untuk menutup celah penyelundupan informasi dan masuknya konten terlarang. Fasilitas ini kami sediakan dengan standar kelayakan yang baik, namun pengawasan tetap nomor satu demi menciptakan lingkungan Lapas Wahai yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran fitur maupun akses menuju situs terlarang. Seluruh perangkat Wartelsuspas dinyatakan berfungsi optimal dan kembali digunakan untuk melayani kebutuhan komunikasi Warga Binaan sesuai jadwal yang berlaku.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *