BI Maluku Genjot Literasi Keuangan & Transaksi Digital Lewat Program LEKAS di SBB

banner 468x60

Namlea – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku meluncurkan program LEKAS untuk memperluas pemahaman keuangan sekaligus mempercepat adopsi sistem pembayaran digital di wilayah Kabupaten Buru Selatan (SBB). Langkah ini menyasar warga, pelaku UMKM, dan komunitas pedesaan agar semakin melek keuangan dan nyaman bertransaksi tanpa uang tunai.(12/06/2026)

Program LEKAS mengusung misi ganda: memberikan edukasi praktis soal pengelolaan keuangan, serta mengenalkan kemudahan QRIS, transfer instan, dan layanan perbankan digital yang aman . Kegiatan berlangsung di sejumlah kecamatan dan pasar tradisional, melibatkan tim BI, perbankan daerah, serta dinas terkait.

“Wilayah kepulauan butuh akses yang lebih sederhana. Lewat LEKAS, kami ingin warga tahu cara menabung, mengakses kredit, hingga bertransaksi cukup dengan pindai kode QR tanpa khawatir salah langkah atau terjebak penipuan,” ujar perwakilan BI Maluku.

Bagi pelaku usaha, program ini membuka peluang baru: pembayaran digital mempercepat perputaran modal, mengurangi risiko uang palsu, dan memudahkan pencatatan keuangan. BI juga membekali peserta dengan panduan aman bertransaksi—jangan sebarkan PIN/OTP, gunakan aplikasi resmi, dan waspada tautan mencurigakan .

Pemerintah daerah SBB menyambut positif inisiatif ini. “Semakin tinggi literasi dan penggunaan pembayaran digital, semakin kuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah kami,” kata pejabat setempat.

Program LEKAS akan berjalan bertahap hingga akhir tahun, dengan target melibatkan ribuan warga di seluruh kecamatan, sebagai fondasi menuju ekonomi digital yang inklusif dan merata di Maluku bagian selatan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *