Jasa Raharja Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Pemudik pada Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni*

banner 468x60

Palembang, 28 Maret 2026 — Jasa Raharja terus memperkuat komitmen dalam

menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idul fitri 2026.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pemantauan kesiapsiagaan guna memastikan

kesiapsiagaan operasional pada arus balik di lintas Sumatera, antara lain ke wilayah

Banten, Lampung dan Sumatera Selatan, termasuk kondisi arus balik di Dermaga

Penyeberangan Ferry Merak dan Bakauheni, oleh Direktur Kepatuhan dan

Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan, yang dimulai sejak hari Selasa tanggal

24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia,

Jasa Raharja berperan memberikan perlindungan melalui perlindungan dasar bagi

masyarakat yang korban kecelakaan. Kunjungan ini menjadi langkah untuk

memastikan seluruh lini layanan berjalan optimal, khususnya dalam mendukung

kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus balik.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diawali dengan peninjauan kesiapan arus balik

Idulfitri 2026 di lintas penyeberangan Merak–Bakauheni, Selasa (24/3), melalui

kunjungan ke PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Merak. Harwan Muldidarmawan

bersama jajaran meninjau langsung kesiapan pelayanan, mengantisipasi lonjakan

penumpang dan kendaraan, serta memastikan kelancaran operasional di titik krusial

penyeberangan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyapa pemudik dan

menyerap masukan secara langsung sebagai bagian dari penguatan sinergi antar

pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas

pelayanan selama arus balik.

Setelah melakukan penyeberangan menggunakan Ferry, kegiatan dilanjutkan dengan

kunjungan korban kecelakaan lalu lintas di RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung

sebagai wujud empati dan kepedulian kepada para korban kecelakaan lalu lintas.

Selanjutnya Harwan Muldidarmawan juga menyapa para pemudik yang berada di Pos

Pelayanan Terpadu Begadang V Bandar Lampung disertai penyerahan aksi simpatik

kepada para pemudik. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelepasan

pengawalan arus balik kendaraan roda dua bersama dengan Kasat Lantas Polresta

Bandar Lampung. Pengawalan dilakukan dari Posyanter Begadang V Bandar

Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Hal ini merupakan wujud komitmen Jasa

Raharja dan seluruh stakeholder untuk memastikan keamanan dan kenyamanan arus

balik pemudik yang menggunakan roda dua

Peninjauan selanjutnya, Rabu (25/3), Harwan Muldidarmawan beserta Tim menuju

Kota Pelambang melalui Jalan Tol Lintas Sumatera menuju Pos Pelayanan Terpadu

(Posyanter) Talang Kelapa tepatnya di jalan Sukomoro KM 17 Kabupaten Banyuasin,

Sumatera Selatan yang merupakan jalur lintas Palembang – Jambi yang sering

mengalami kepadatan. Pada Posyanter ini terdapat tim yang memberikan layanan

kesehatan dari dinas kesehatan, layanan bengkel kendaraan, toilet dan tempat

istirahat yang aman, serta menyediakan informasi penting bagi pemudik, armada

ambulance dan mobil derek sebagai antisipasi.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan

prasarana yang mendukung pelayanan kepada masyarakat. Posyanter ini menjadi

salah satu titik krusial di Sumatera Selatan dalam mendukung koordinasi lintas sektor

guna menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh insan Jasa Raharja di lapangan siap

memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat. Momentum arus balik ini menjadi

ujian nyata bagi kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada

masyarakat,” ujar Harwan.

Selain melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu, Harwan juga menjenguk korban

kecelakaan yang sedang dirawat di RS Moh Hoesin Kota Palembang, Kegiatan ini

menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk hadir secara langsung di tengah

masyarakat, sekaligus memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan

dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Dalam kesempatan tersebut, Harwan menegaskan pentingnya implementasi program

Zero Pending Claim, yaitu memastikan tidak adanya pengajuan santunan yang

tertunda. Program ini merupakan wujud nyata dari prinsip negara hadir dalam

memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan.

“Kami terus mendorong agar setiap proses penanganan korban kecelakaan dapat

dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa adanya keterlambatan dalam penyerahan

santunan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan

prima dan empati sepenuh hati,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Banten,

Lampung dan Sumatera Selatan semakin siap dalam menghadapi potensi

peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik. Komitmen untuk memberikan

pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan dalam kesiapan operasional, tetapi juga

dalam kecepatan dan ketepatan penanganan korban kecelakaan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *