Lapas Wahai Perketat Pengawasan Wartelsuspas, Pastikan Layanan Komunikasi Aman dan Tertib

banner 468x60

Wahai, – Suara Manise

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memperketat pengawasan layanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) melalui inspeksi mendadak (sidak), Rabu (6/5). Langkah ini dilakukan guna memastikan fasilitas komunikasi tidak disalahgunakan, sekaligus menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak Warga Binaan dan stabilitas keamanan di dalam Lapas.

Dalam sidak tersebut, petugas pengamanan menyisir area Wartelsuspas dengan memeriksa kondisi perangkat komunikasi, daftar panggilan, hingga riwayat penggunaan layanan. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah akses terhadap situs terlarang maupun potensi penyimpangan lainnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sarana komunikasi berada dalam kondisi baik dan digunakan sesuai ketentuan. Petugas juga tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran dalam penggunaan fasilitas tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif agar fasilitas yang disediakan tetap dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Wartelsuspas merupakan sarana bagi Warga Binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga. Namun, pengawasan tetap kami perketat agar tidak disalahgunakan dan seluruh penggunaannya tetap berada dalam koridor aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Regu Pengamanan, Elvis Elon Angkota, mengatakan pengawasan langsung menjadi salah satu kunci menjaga ketertiban penggunaan layanan komunikasi di dalam Lapas.

“Kami memastikan setiap penggunaan berlangsung tertib dan berada dalam pengawasan petugas. Hal ini penting untuk menutup celah terjadinya penyimpangan,” jelasnya.

Apresiasi terhadap langkah pengawasan tersebut juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Dwi Ricky Biantoro. Menurutnya, penguatan pengawasan pada titik layanan strategis merupakan bagian dari komitmen menjaga integritas Pemasyarakatan.

“Pelayanan harus tetap humanis, tetapi pengamanan tidak boleh lengah. Keduanya harus berjalan seimbang agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tegas Ricky.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara konsisten, Lapas Wahai terus menghadirkan layanan komunikasi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik ilegal, sekaligus memastikan hak komunikasi Warga Binaan tetap terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *