OJK Provinsi Maluku Luncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan Tingkat SMP/MTs di Kota Ambon

banner 468x60

Ambon, 20 Mei 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku dan Pemerintah Kota

Ambon semakin menunjukan komitmen yang kuat dalam meningkatkan literasi

keuangan, khususnya di kalangan pelajar. Hal tersebut ditunjukkan dengan

peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs di

Kota Ambon.

Peluncuran Modul Ajar ditandai dengan penyerahan secara simbolis Buku Modul

Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs oleh Kepala OJK

Provinsi Maluku, Haramain Billady kepada Walikota Ambon, Bodewin Wattimena.

Acara peluncuran ini bertepatan dengan momen Upacara Peringatan Hari

Kebangkitan Nasional ke-118, yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Pemerintah

Kota Ambon. Tema peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS

Tingkat SMP/MTs adalah “Tunas Bangsa Bijak Mengelola Keuangan, Finansial

Kuat, Negara Berdaulat”.

Untuk mendorong penerapan Modul Ajar ini di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon,

Walikota Ambon telah menerbitkan Surat Edaran Walikota Ambon Nomor:

400.3.1/10/SE/2026 tanggal 18 April 2026 tentang Implementasi Pelaksanaan

Program Bersama Tingkatkan Literasi Keuangan Satu Rekening Satu Pelajar (BETA

KEJAR) SMP/MTs di Kota Ambon.

Bodewin Wattimena dalam amanat upacara tersebut mengatakan bahwa Modul Ajar

ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan

pelayanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat di Kota Ambon dan mendorong

peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan murid SMP/MTs di Kota

Ambon.

“Kita juga perlu berbangga, karena Modul Ajar ini merupakan Modul Ajar Literasi

Keuangan Pertama di Indonesia untuk Tingkat SMP/MTs” kata BodewinHaramain Billady menjelaskan bahwa penyusunan dan penerapan Modul Ajar

Literasi Keuangan ini akan dilakukan secara terintegrasi dalam mata pelajaran IPS

di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam

impelementasi Modul Ajar ini antara lain penerapan budaya belajar yang disiplin

dan kreatif, penguatan karakter kepada murid untuk bijak mengelola keuangan,

jujur, bertanggung jawab, serta membentuk budaya dan perilaku menabung di

kalangan pelajar

Selain itu, Haramain Billady menambahkan bahwa penerapan Modul Ajar ini

diharapkan dapat melahirkan desain pembelajaran yang mengacu pada capaian

pembelajaran yang telah ditentukan, pemilihan pendekatan praktek pedagogis yang

tepat, pelibatan para pihak dalam kemitraan pembelajaran, dan menciptakan

lingkungan pembelajaran yang memadai, sehingga tercapai profil lulusan murid

SMP/MTs yang diinginkan.

Modul Ajar ini telah disusun dengan penyesuaian dan penyelarasan terhadap

standar Capaian Pembelajaran yang telah ditentukan dengan memuat materi

pembelajaran di mata pelajaran IPS tingkat SMP/MTs antara lain:

a. Pemenuhan Kebutuhan melalui Kegiatan Ekonomi

b. Pasar

c. Lembaga Keuangan

d. Peran Masyarakat dan Negara dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Era

Digital

“Penyesuaian informasi, penguatan materi literasi keuangan, dan ketentuan terbaru

di sektor jasa keuangan telah dilakukan penyelarasan dalam Modul Ajar dimaksud,

sehingga murid SMP/MTs di Kota Ambon akan semakin meningkat literasi

keuangan mereka dan mendorong minat murid untuk mengakses produk keuangan

formal, seperti Simpan Pelajar (SimPel)” ungkap Haramain.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Perbankan di Kota Ambon,

Perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (MGMP IPS)

Kota Ambon, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kota Ambon.Melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kota Ambon, OJK

Maluku dan Lembaga Jasa Keuangan, maka peningkatan literasi dan inklusi

keuangan akan dapat terwujud.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *