Jakarta — OJK resmi menutup rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 pada 2 April 2026 di Jakarta. Acara ini menandai komitmen penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah, mencakup 1.283 kegiatan literasi, 459 inklusi, dan 890 kegiatan sosial selama Ramadan, dengan fokus pada pembiayaan UMKM, edukasi berbasis agama, dan pemberdayaan ekonomi syariah berkelanjutan
Poin Penting Penutupan GERAK Syariah 2026:
Apresiasi & Penutupan: Penutupan dilakukan oleh Dewan Komisioner OJK bersama perwakilan Kemenag dan MES, menegaskan bahwa gerakan ekonomi syariah harus berlanjut sepanjang tahun, bukan hanya saat Ramadan.
Pencapaian: Dilaporkan terselenggara 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, dan 890 kegiatan sosial selama periode GERAK Syariah 2026.
Edukasi Baru: Meluncurkan Buku Saku Edukasi Keuangan Berbasis Agama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
Fokus Strategis: OJK memperkuat literasi keuangan syariah guna memaksimalkan potensi 244,7 juta populasi muslim.
Dukungan UMKM: Fokus pada peningkatan pembiayaan syariah bagi UMKM, kesejahteraan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan.
Penutupan ini juga dihadiri oleh pelaku usaha jasa keuangan untuk memperkuat sinergi industri syariah nasional.
(Radar Palu)











