Ambon – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ambon terus mempercepat upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan menyeluruh bagi seluruh warga Kota Ambon. Meski cakupan jumlah penduduk yang sudah terdaftar sebagai peserta tergolong cukup luas, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah meningkatkan tingkat keaktifan kepesertaan agar manfaat layanan kesehatan dapat dirasakan secara maksimal.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ambon, Indira Azis Rumalutur, S.Si., SE., MM., AAK, menjelaskan bahwa pencapaian UHC tidak hanya diukur dari jumlah warga yang terdaftar, tetapi juga dari persentase peserta yang memiliki status aktif dan dapat mengakses pelayanan kesehatan kapan pun dibutuhkan.
“Data menunjukkan bahwa sebagian besar warga Ambon sudah tercatat dalam sistem kepesertaan, namun masih ada segmen tertentu yang belum rutin membayar iuran. Akibatnya, status kepesertaan menjadi tidak aktif dan hak untuk mendapatkan layanan kesehatan terhambat. Inilah yang menjadi fokus utama kami saat ini,” ungkap Indira.
Kelompok yang masih membutuhkan perhatian khusus adalah pekerja informal, pedagang kecil, nelayan, petani, serta warga yang terdaftar sebagai peserta mandiri. Bagi mereka, ketidaktahuan prosedur pembayaran hingga anggapan iuran sebagai beban sering menjadi alasan utama keterlambatan atau ketidakaktifan kepesertaan.
Untuk mengatasi hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Ambon menggandeng Pemerintah Kota Ambon, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat untuk melakukan sosialisasi secara terpadu dan menyentuh langsung ke lapangan. Selain itu, berbagai kemudahan akses pembayaran juga terus diperluas, mulai dari gerai ritel, perbankan, hingga layanan daring agar lebih mudah dijangkau.
“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa terdaftar saja belum cukup. Status aktif adalah kunci. Iuran yang dibayarkan setiap bulan bukanlah beban, melainkan bentuk investasi untuk perlindungan kesehatan diri sendiri dan keluarga di masa mendatang,” tegasnya.
Selain meningkatkan keaktifan peserta, pihaknya juga terus memperkuat kerja sama dengan seluruh fasilitas kesehatan mitra, baik rumah sakit, puskesmas, maupun klinik di wilayah Ambon dan pulau-pulau sekitarnya. Hal ini bertujuan memastikan ketersediaan layanan, obat, serta kelancaran proses rujukan bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat yang terus meningkat, diharapkan target cakupan kepesertaan aktif dapat segera tercapai. Keberhasilan mewujudkan UHC di Ambon akan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya masyarakat yang sehat, terlindungi, dan terhindar dari risiko kemiskinan akibat biaya pengobatan.
“Kami berkomitmen terus bergerak mendekatkan layanan. Jika seluruh warga terdaftar dan aktif, maka impian memiliki sistem jaminan kesehatan yang adil dan merata di Ambon bukan lagi sekadar wacana,” pungkas Indira Azis Rumalutur.dinsela kegiatan media gathering yang bertempat di inces cafe kamis(25/06/2026)











