Jakarta, 26 Juni 2026 – Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim, memaparkan strategi pengelolaan perbatasan nasional berbasis tiga pilar utama dalam forum ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Consular Affairs (DGICM) yang berlangsung di Kamboja. Paparan ini menjadi wujud komitmen Indonesia memperkuat keamanan kawasan sekaligus menjamin kelancaran pergerakan orang lintas negara .
Dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, Dirjen Imigrasi menyampaikan tiga pilar strategis yang menjadi fondasi penguatan perbatasan Indonesia, yaitu:
Pilar Pertama: Penguatan Sistem Teknologi & Informasi – Mengintegrasikan sistem data keimigrasian nasional, penerapan dokumen perjalanan aman, serta pertukaran informasi secara real-time dengan negara mitra guna mendeteksi kejahatan lintas negara .
Pilar Kedua: Kerja Sama Regional & Bilateral – Memperdalam sinergi antarnegara ASEAN, termasuk penanganan penyelundupan manusia, perdagangan orang, dan penipuan dokumen perjalanan, serta mendorong penempatan atase imigrasi di negara mitra strategis .
Pilar Ketiga: Pemberdayaan Masyarakat & Pendekatan Pencegahan – Melibatkan warga di wilayah perbatasan melalui program seperti Desa Binaan Imigrasi, agar masyarakat turut menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban lintas batas .
“Pengelolaan perbatasan tidak bisa dilakukan sendirian. Tiga pilar ini kami susun agar perbatasan tidak hanya menjadi garis pemisah wilayah, tetapi juga pintu gerbang yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta hubungan antarnegara,” tegas Silmy Karim.
Pihaknya juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berbagi praktik terbaik dengan negara anggota ASEAN. Forum DGICM dinilai sebagai wadah strategis menyamakan persepsi, menyusun kebijakan seragam, dan menjawab tantangan migrasi global yang semakin kompleks .
Dengan adanya strategi ini, diharapkan keamanan perbatasan Indonesia semakin kokoh, mobilitas warga negara dan orang asing berjalan lancar, serta kejahatan lintas negara dapat ditekan secara signifikan demi kestabilan kawasan.











