Ambon – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan juga selaku ketua DPRD provinsi Maluku Benhur Watubun melaksanakan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 bibit pohon bakau (mangrove) di kawasan pesisir Teluk Ambon, Kamis ini. Kegiatan ini merupakan wujud konkret penerapan agenda politik hijau yang terus digalakkan partai.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PDIP Maluku menyampaikan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti keseriusan partai dalam menjaga kelestarian alam, khususnya ekosistem pesisir yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat Maluku.
“Kami ingin menunjukkan bahwa politik juga harus berbicara soal kelestarian bumi. Aksi ini adalah awal dari langkah nyata kami menjaga aset alam yang tak ternilai harganya, demi kesejahteraan warga hari ini dan masa depan,” ujarnya.
Mangrove diketahui memiliki peran sangat vital: menahan abrasi pantai, menjadi tempat berkembang biak biota laut, serta menyerap emisi karbon yang berkontribusi mengatasi perubahan iklim. Teluk Ambon yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ikon Kota Ambon dinilai sangat membutuhkan perlindungan ekologis semacam ini.
Pihak PDIP Maluku juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga pelaku usaha untuk turut menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam agar tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang. “Kekayaan alam Maluku adalah milik kita semua, sehingga penjagaannya pun harus dilakukan bersama-sama,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, simpatisan, serta perwakilan sejumlah komunitas peduli lingkungan setempat. DPD PDIP Maluku menegaskan program serupa akan terus digelar di berbagai wilayah kepulauan di Maluku guna memperluas cakupan pelestarian lingkungan hidup.











