Wahai, – Suara Manise Upaya modernisasi pelayanan publik terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan menghadirkan Survei Kepuasan Masyarakat berbasis digital bagi para pengunjung, Selasa (31/3). Inovasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan responsif.
Bertempat di area layanan kunjungan, para pengunjung secara langsung dilibatkan dalam proses evaluasi dengan memindai kode QR yang telah disediakan petugas. Metode ini dinilai praktis dan efisien, sehingga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap layanan yang diterima.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa survei ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari upaya perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi cermin kualitas pelayanan yang harus terus ditingkatkan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting bagi kami. Dari sini kami bisa mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki. Ini menjadi dasar untuk menghadirkan pelayanan yang lebih profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Penggunaan sistem digital juga dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengolahan data. Kepala Urusan Tata Usaha, Abdul Asiz, menjelaskan bahwa hasil survei dapat langsung dianalisis secara cepat dan akurat, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan.
“Dengan sistem ini, data terkumpul secara real time dan bisa langsung ditindaklanjuti. Ini sangat membantu dalam merumuskan kebijakan pelayanan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Dwi Ricky Biantoro. Ia mengapresiasi inisiatif Lapas Wahai yang dinilai mampu memperkuat transparansi serta membangun kepercayaan publik terhadap layanan pemasyarakatan.
“Keterlibatan masyarakat dalam menilai pelayanan adalah bentuk keterbukaan yang harus terus didorong. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” ungkapnya.
Melalui inovasi ini, Lapas Wahai tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat komitmen menuju Zona Integritas. Diharapkan, langkah ini mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan modern.











