Ketua Organda: Kepentingan Umum di Atas Segalanya, Sopir Mabuk dan Klakson Berlebih Akan Ditindak

banner 468x60

Ambon – Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Ambon, Agustinus Pical, menegaskan bahwa seluruh aturan yang dibuat pemerintah harus dipatuhi demi kenyamanan dan ketertiban bersama. Menurutnya, kebijakan yang diterbitkan bertujuan untuk kepentingan banyak orang, bukan sekadar kelompok tertentu, sehingga wajib diterima dan dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Agustinus Pical kepada awak media di Cafe Pelangi, Rabu (07/05/2026)

Pical menjelaskan bahwa terkait pengaturan jalur lalu lintas yang mungkin dirasa berat bagi sopir, namun jika tujuannya untuk mengurai kemacetan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, maka hal tersebut harus diterima.

“Apa yang dibuat pemerintah itu baik untuk masyarakat dan untuk semua, jadi harus terima. Ini untuk kepentingan banyak orang, bukan untuk kepentingan sekelompok saja. Jadi apa yang dikeluarkan pemerintah, kita teruskan saja dan patuhi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya oknum sopir yang bandel dan tidak mau menaati aturan serta tidak memiliki jalur organisasi yang jelas. Pihaknya menegaskan akan memberikan tindakan tegas, karena ketua jalur pun tidak akan bisa menolong jika sopir tersebut melanggar aturan.

Dalam kesempatan tersebut, Pical juga menyinggung sejumlah kebiasaan buruk yang sangat tidak disukainya dan harus dihentikan, seperti penggunaan klakson yang berlebihan serta pemutaran musik yang terlalu keras.

Beta(saya) paling benci dengan klakson dan musik-musik yang mengganggu. Orang Ambon kan mau hidup enak-enak saja, menikmati suasana. Kasihan kalau ada orang sakit atau warga yang rumahnya di pinggir jalan, terganggu sekali padahal sebenarnya sopir sendiri yang salah,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan komitmen kuat yang sudah dibuat sejak satu hingga dua tahun terakhir terkait kedisiplinan sopir.

“Kalau nanti ketahuan ada supir yang mabuk, kami akan berikan sanksi,Begitu juga dengan penggunaan klakson yang tidak wajar atau terlalu keras, harusnya dibatasi waktunya. Ini demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *