Saparua, — Suara Manise
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua, di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, melaksanakan kegiatan panen sayur pakcoy di kebun Lapas, Jumat (27/03/2026). Kegiatan ini melibatkan petugas jaga bersama warga binaan tamping kebun sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam Lapas, sekaligus menjadi wujud nyata pemanfaatan lahan kosong menjadi area produktif. Proses panen dilaksanakan oleh warga binaan tamping dapur di bawah pengawasan langsung Kepala Regu Pengamanan (Karupam) I, F. Matatula.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta mencerminkan sinergi yang baik antara petugas dan warga binaan dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan.
Pemanfaatan lahan menjadi kebun produktif merupakan bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan Lapas. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis di bidang pertanian, sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa program pembinaan berbasis kegiatan produktif menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga membentuk sikap positif yang akan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Karupam I, F. Matatula, menambahkan bahwa kegiatan panen tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembinaan yang berlangsung secara konsisten.
“Keterlibatan warga binaan dalam setiap tahapan kegiatan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan kerja yang baik serta rasa tanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui program ini, Lapas Kelas III Saparua terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.











