Produktif di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Tual Olah Enbal Jadi Cemilan Bernilai Ekonomi

banner 468x60

Langgur – Suara Manise Keterbatasan ruang gerak tidak menyurutkan semangat warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku untuk tetap produktif. Melalui program pembinaan kemandirian, mereka berhasil mengolah bahan pangan lokal menjadi aneka camilan khas Kepulauan Kei yang bernilai ekonomi, Jumat (27/3/2026).

Memanfaatkan kekayaan alam Nuhu Evav, warga binaan mengolah bahan baku utama seperti singkong (kasbi) dan enbal menjadi produk siap saji. Beragam olahan dihasilkan, mulai dari stik enbal hingga produk unggulan “Enbal Kes Yang” dengan berbagai varian rasa yang menarik.

Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal hidup mandiri setelah bebas.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa Lapas hanya tempat menjalani hukuman. Di sini, potensi mereka kami kembangkan. Dengan bahan baku lokal yang melimpah di Tual dan Maluku Tenggara, mereka mampu menciptakan produk yang kompetitif,” ujarnya.

Proses produksi dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas, di bawah pengawasan petugas Lapas. Tidak hanya fokus pada cita rasa autentik, warga binaan juga mulai mengembangkan aspek kemasan agar produk lebih menarik dan memiliki daya saing di pasaran.

Program ini pun mendapat apresiasi sebagai langkah strategis dalam mendukung pemanfaatan pangan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga binaan. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi dalam melestarikan kuliner khas Kei agar tetap dikenal luas.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Tual membuktikan bahwa kreativitas dan semangat berkarya tetap dapat tumbuh di tengah keterbatasan, sekaligus menjadi jembatan bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih mandiri dan produktif.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *