Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 tingkat Kota Ambon, diselenggarakan kegiatan seminar parenting dengan mengusung tema “Membangun Generasi Sehat dan Berkualitas Melalui Pola Asuh Positif dan Gizi Seimbang Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.
Ketua Pembina PKK Kota Ambon, Lisa Watimena, dalam sambutannya menegaskan bahwa persiapan menuju Indonesia Emas 2045 tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, di usia 100 tahun kemerdekaan nanti, tonggak kepemimpinan dan pembangunan bangsa akan dipegang oleh anak-anak yang saat ini masih dalam tahap pertumbuhan. Oleh karena itu, pembentukan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai sejak dini.
“Membangun generasi sehat dan berkualitas bukanlah proyek semalam. Ini adalah investasi jangka panjang yang pondasinya harus kita tanam kuat-kuat saat ini. Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa generasi yang sehat secara fisik maupun mental,” tegasnya.
Lisa menjelaskan dua pilar utama dalam mempersiapkan generasi masa depan, yaitu pola asuh positif dan pemenuhan gizi seimbang. Di tengah tantangan zaman dan era digital, pengasuhan harus dilakukan dengan kasih sayang, tanpa kekerasan, serta dibangun atas dasar saling menghargai dan keterbukaan agar anak tumbuh percaya diri dan berkarakter baik.
Sementara itu, ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi, terutama dalam 1.00 hari pertama kehidupan anak yang menjadi periode emas pertumbuhan. Hal ini menjadi kunci utama dalam mencegah stunting yang menjadi tantangan besar saat ini.
“Kita harus waspada terhadap ancaman stunting. Pantau terus tumbuh kembang anak, berikan makanan bergizi, dan tingkatkan edukasi kesehatan lingkungan. Peran keluarga dan Posyandu sangat vital di sini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para kader Posyandu yang dinilai sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Melalui penerapan standar enam SPM, kader diharapkan menjadi penyampai informasi sekaligus mitra keluarga dalam mengedukasi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Lisa berharap ilmu yang didapatkan dalam seminar ini dapat diserap dengan baik dan segera disebarluaskan kepada masyarakat melalui Posyandu maupun kunjungan rumah. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersinergi mengawal tumbuh kembang anak demi mewujudkan cita-cita bangsa.
“Mari kita kawal pertumbuhan anak-anak kita dengan pola asuh yang tepat dan gizi yang cukup, agar mereka siap menjadi tulang punggung bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.









