PNBP Visa Naik 6,42% di Semester I 2026, Imigrasi Raup Rp 2,81 Triliun Meski Isu Global

banner 468x60

Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat kinerja positif penerimaan negara bukan pajak atau PNBP dari layanan keimigrasian. Sepanjang Semester I 2026, PNBP visa dan izin tinggal naik 6,42% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Total PNBP yang diraup Imigrasi mencapai *Rp 2,81 triliun*. Angka ini diraih di tengah masih adanya isu global dan ketidakpastian ekonomi yang sempat menekan mobilitas internasional.

Kenaikan terbesar disumbang dari layanan visa elektronik, visa on arrival, serta izin tinggal terbatas dan tetap bagi Warga Negara Asing. Meningkatnya kunjungan wisatawan, investor, dan tenaga kerja asing jadi faktor utama pendorongnya.

Dirjen Imigrasi menyebut capaian ini bukti bahwa layanan keimigrasian terus dioptimalkan. Digitalisasi proses permohonan visa dan percepatan waktu layanan dinilai membuat Indonesia tetap menarik bagi pelaku perjalanan bisnis maupun pariwisata.

“Meski ada dinamika global, kepercayaan masyarakat dunia terhadap Indonesia tetap tinggi. Kami akan terus jaga kualitas layanan agar PNBP bisa lebih optimal dan berdampak pada pembangunan nasional,” ujarnya.

Selain visa, PNBP juga datang dari paspor, izin masuk kembali, dan denda keimigrasian. Pemerintah menargetkan optimalisasi PNBP sektor keimigrasian terus naik hingga akhir 2026 seiring pemulihan penuh sektor pariwisata dan investasi.

Dengan hasil Semester I ini, Imigrasi optimis target PNBP tahun 2026 bisa terlampui

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *