Tangani Dugaan Pencurian Sepeda Motor, Isu Begal yang Beredar Belum Terbukti

banner 468x60

Polresta Ambon – Polsek Baguala yang dipimpin oleh Srikandi Polwan, Iptu Esterlina Titiheru, A.Md, saat ini tengah menangani laporan dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kelurahan Lateri, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIT. Berdasarkan keterangan awal yang diterima kepolisian, korban yang sedang mengendarai sepeda motor diduga dihentikan oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Terduga pelaku kemudian mengambil kunci kendaraan dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Baguala untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Baguala bergerak cepat dengan menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dan informasi awal guna kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Baguala, Iptu Esterlina Titiheru, A.Md, melalui Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, menjelaskan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Hingga kini, pihak kepolisian belum menemukan fakta maupun bukti yang mengarah pada tindak pidana begal sebagaimana informasi yang beredar di sejumlah pemberitaan, media sosial, maupun percakapan masyarakat.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hingga saat ini, belum ada fakta yang menguatkan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi begal,” ujar Ipda Janet.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh fakta dan keterangan terkait peristiwa tersebut masih terus didalami guna memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya serta mengungkap identitas pelaku.

Saat ini, Polsek Baguala terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa itu agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses pengungkapan kasus.

Dengan demikian, informasi yang menyebutkan terjadinya aksi begal di wilayah Lateri hingga saat ini belum terbukti kebenarannya. Masyarakat diharapkan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *