LPKA Ambon dan Sinode GPM Perkuat Kerja Sama Pembinaan Rohani Warga Binaan

banner 468x60

Ambon, –Suara Manise Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon bersama jajaran pemasyarakatan di Maluku memperkuat sinergi dengan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) dalam upaya meningkatkan pembinaan rohani dan kepribadian bagi Warga Binaan dan Anak Binaan Pemasyarakatan.

Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Sinode GPM, Ambon, Kamis (7/5), dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Catherian V. Picauly, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Zulkifli Bintang, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kota Ambon. Pertemuan juga dihadiri Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. S. I. Sapulette.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan program pembinaan mental, spiritual, dan kepribadian melalui pembinaan rohani yang berkelanjutan serta peningkatan sinergi antar instansi.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro menegaskan pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran diri warga binaan maupun anak binaan.

“Pembinaan rohani menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun karakter serta meningkatkan kesadaran diri warga binaan dan anak binaan. Melalui kerja sama yang baik dengan Sinode GPM, kami berharap proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. S. I. Sapulette, menyampaikan dukungannya terhadap program pembinaan yang dijalankan jajaran pemasyarakatan di Maluku. Menurutnya, pendampingan spiritual sangat penting untuk membangun harapan dan perubahan hidup warga binaan.

“Kami mendukung penuh program pembinaan rohani bagi warga binaan dan anak binaan pemasyarakatan. Pendampingan spiritual sangat penting untuk membangun harapan, perubahan hidup, dan kesiapan mereka kembali diterima di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Ambon, Manuel Yenusi menilai koordinasi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan di LPKA Ambon.

“LPKA Ambon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pembentukan mental, moral, dan spiritual anak binaan. Kolaborasi bersama Sinode GPM diharapkan mampu memberikan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan,” ungkap Manuel.

Melalui kerja sama tersebut, LPKA Ambon bersama jajaran pemasyarakatan dan Sinode GPM berharap proses pembinaan bagi warga binaan dan anak binaan dapat berjalan lebih efektif, humanis, serta mendukung pemulihan kepribadian mereka sebelum kembali ke masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *