Langgur – Suara Manise
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali melaksanakan penggeledahan rutin di blok hunian warga binaan, Kamis (26/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen “Zero Halinar” (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sekaligus upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa razia dilakukan secara mendadak guna memastikan tidak adanya barang terlarang di dalam blok hunian.
“Penggeledahan ini merupakan instrumen penting untuk menjaga lingkungan Lapas tetap kondusif, sehingga warga binaan dapat menjalani program pembinaan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Penggeledahan menyasar seluruh area kamar hunian, mulai dari tempat tidur hingga ventilasi. Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Rizal Mesfer, menjelaskan bahwa fokus pemeriksaan ditujukan pada benda-benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya benda tajam, alat komunikasi ilegal, maupun barang terlarang lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Keamanan, Oscar Rumangun, menambahkan bahwa seluruh personel dilibatkan dalam penyisiran guna memastikan hasil yang maksimal.
“Setiap temuan langsung kami data dan musnahkan, serta menjadi bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan, khususnya di pintu utama (P2U),” ungkapnya.
Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang berupa dua silet dan satu ikat pinggang. Tidak ditemukan narkoba maupun handphone dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ditutup dengan pengarahan kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi aturan demi terciptanya lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.











