Langgur – Suara Manise
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali menorehkan capaian positif dalam program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bertempat di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), petugas bersama warga binaan melaksanakan panen sebanyak 24 kilogram sayur sawi hijau yang tumbuh subur, Kamis (26/03).
Panen tersebut merupakan hasil dari optimalisasi lahan produktif di lingkungan Lapas. Selain untuk memenuhi kebutuhan dapur sehat internal, hasil panen juga direncanakan akan didistribusikan ke pasar lokal sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Panen hari ini adalah langkah konkret kami dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait penguatan ketahanan pangan. Kami ingin memastikan bahwa meskipun berada di dalam Lapas, warga binaan tetap mampu berkontribusi, setidaknya dalam memenuhi kebutuhan pangan internal,” ujar Nurchalis.
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), L. Laitera, menegaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten dan keterlibatan aktif warga binaan.
“Seluruh proses budidaya dilakukan oleh warga binaan, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian, pemupukan, hingga panen, dengan pendampingan petugas. Kami menekankan kualitas, sehingga hasil panen benar-benar segar dan layak konsumsi,” jelasnya.
Program pembinaan di bidang pertanian ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan. Dengan kemampuan yang diperoleh selama menjalani masa pidana, mereka diharapkan mampu hidup mandiri dan memiliki peluang usaha yang berkelanjutan setelah kembali ke masyarakat.











